Catalog Searcher
Kategori
🌐 Bahasa Indonesia

LHMT 68 Minyak Rantai Suhu Menengah

Model LHMT 68 / LHMT 68/LHHT 250 / SKF (Situs web resmi) / Tercantum di halaman 164 dokumen

Minyak rantai suhu menengah berbasis mineral. Memiliki ketahanan aus dan ketahanan korosi yang sangat baik, serta bebas silikon.

Terakhir diverifikasi: (tanggal konten diverifikasi dengan dokumen sumber)

LHMT 68 Minyak Rantai Suhu Menengah di halaman 164 dari "SKFメンテナンス製品と潤滑製品" SKF
Sumber: SKF「SKFメンテナンス製品と潤滑製品」halaman 164
Gambar halaman terkait dikutip dari dokumen dalam ukuran yang diperkecil. Hak cipta milik SKF.Minta penghapusan

Spesifikasi

Rentang suhu penggunaan -20~+100 °C
Titik nyala >200 °C
Titik tuang <-30 °C
Viskositas kinematik (40°C) ISO VG 68
Viskositas kinematik (100°C) sekitar 9 mm2/s
Kepadatan (20°C) 0.88 g/cm3
Periode penyimpanan 5 年

Perbandingan model LHMT 68/LHHT 250

Bandingkan 2 model dalam seri yang sama berdasarkan spesifikasi.

Model Viskositas kinematik (40°C) Viskositas kinematik (100°C) Rentang suhu penggunaan Titik nyala Titik tuang Kepadatan (20°C) Periode penyimpanan
LHHT 250 sekitar 250 mm2/s sekitar 24 mm2/s maksimum 250 °C >250 °C ≤-40 °C 0.94 g/cm3 5 年
LHMT 68 Produk ini ISO VG 68 sekitar 9 mm2/s -20~+100 °C >200 °C <-30 °C 0.88 g/cm3 5 年

Cara memilih Minyak pelumas

Poin yang perlu diperiksa saat memilih, beserta nilai untuk produk ini (LHMT 68).

  1. 1. Sesuaikan grade viskositas dengan spesifikasi mesin

    ISO VG adalah kelas viskositas berdasarkan nilai tengah viskositas kinematik pada 40°C, misalnya VG 68, 100, dan 220. Viskositas terlalu rendah menyebabkan keausan akibat lapisan film minyak putus, sedangkan viskositas terlalu tinggi menyebabkan penetrasi yang kurang dan kehilangan daya. Periksa dulu grade yang ditentukan produsen mesin dan pilih grade yang lebih tinggi untuk beban besar.

  2. 2. Periksa juga viskositas pada sisi suhu tinggi

    Produk ini: Viskositas kinematik (100°C) sekitar 9 mm2/s

    Viskositas minyak turun seiring naiknya suhu, sehingga selain nilai pada 40°C, perlu dilihat viskositas kinematik pada 100°C. Produk yang dimuat memiliki rentang 9 hingga 25 mm2/s. Untuk penggunaan pada suhu tinggi seperti di dalam oven, pilih produk yang tetap mempertahankan viskositas memadai pada suhu tinggi agar lapisan film minyak tetap terjaga.

  3. 3. Pastikan rentang suhu penggunaan sesuai lingkungan

    Produk ini: Rentang suhu penggunaan -20~+100 °C

    Setiap produk memiliki suhu operasi yang berbeda, seperti untuk suhu tinggi, suhu sedang, atau lingkungan bersuhu rendah. Periksa tidak hanya suhu maksimum, tetapi juga suhu minimum saat start di freezer atau daerah dingin. Pada suhu tinggi masalah yang muncul adalah penguapan dan pembentukan endapan karbon (sludge), sedangkan pada suhu rendah masalahnya adalah berkurangnya kemampuan mengalir.

  4. 4. Pilih minyak dasar yang sesuai penggunaan

    Minyak mineral bersifat umum dan mudah ditangani, PAO unggul dalam kemampuan mengalir pada suhu rendah dan stabilitas oksidasi, sedangkan ester unggul dalam penguapan rendah pada suhu tinggi dan sedikit residu. Pada contoh produk yang dimuat, untuk suhu sedang digunakan oli mineral, untuk suhu tinggi digunakan tipe ester, dan untuk lingkungan bersuhu rendah atau lembap digunakan tipe PAO.

  5. 5. Periksa pour point pada suhu rendah

    Produk ini: Titik tuang <-30 °C

    Pour point adalah acuan suhu terendah minyak masih dapat mengalir, dan pada produk yang dimuat nilainya berkisar -50 hingga -30°C. Pada fasilitas pendingin atau freezer serta lingkungan luar ruangan yang dingin, pilih produk dengan pour point jauh di bawah suhu operasi minimum agar pelumasan saat start tidak terhambat.

  6. 6. Periksa sertifikasi untuk pabrik pangan dan farmasi

    Pada lini produksi pangan dan farmasi, kadang diwajibkan pelumas bersertifikat NSF H1 yang diizinkan untuk kemungkinan kontak tidak sengaja dengan pangan. Selain itu, di dekat proses pengecatan, produk tanpa silikon kadang ditetapkan sebagai syarat. Periksa sertifikasi dan label yang sesuai dengan standar higienis pabrik serta batasan proses.

Panduan ini ditulis oleh AI berdasarkan dokumen dan item spesifikasi produk yang tercantum.

Tentang Minyak pelumas dan semua produk

Deskripsi

Minyak berbasis mineral berwarna kuning hingga cokelat, diformulasikan untuk melumasi rantai yang beroperasi pada suhu menengah. Tahan digunakan di lingkungan berdebu. Tidak mengandung silikon.

Fitur

  • Ketahanan aus sangat baik
  • Ketahanan korosi pada baja dan tembaga
  • Bebas silikon

Aplikasi

  • Rantai konveyor
  • Rantai penggerak
  • Rantai pengangkat
  • Oven

FAQ

Q. Untuk aplikasi apa LHMT 68 Minyak Rantai Suhu Menengah dapat digunakan?
A. Dapat digunakan pada rantai konveyor, rantai penggerak, rantai pengangkat, dan oven. Produk ini diformulasikan untuk melumasi rantai yang beroperasi pada suhu menengah.
Q. Apa saja keunggulan LHMT 68?
A. Keunggulannya meliputi ketahanan aus yang sangat baik, ketahanan korosi pada baja dan tembaga, serta bebas silikon. Produk ini juga tahan digunakan di lingkungan berdebu.
Q. Berapa rentang suhu operasi dan titik nyala LHMT 68?
A. Rentang suhu operasi -20 hingga +100 °C, dan titik nyala >200 °C.
Q. Berapa viskositas dan densitas LHMT 68?
A. Viskositas kinematik (40 °C) sesuai ISO VG 68, viskositas kinematik (100 °C) sekitar 9 mm2/s, dan densitas (20 °C) 0,88 g/cm3.

Ditulis oleh AI berdasarkan isi dokumen sumber.

Dokumen sumber

Produk serupa (produsen lain)

Produk Minyak pelumas, diurutkan berdasarkan kemiripan spesifikasi dan aplikasi.

Produk lain dari SKF

Lihat semua →