Perangkat aligmen poros
Alat alignment poros adalah instrumen ukur yang digunakan untuk menghubungkan motor dengan pompa, kipas, reduktor, dan peralatan lain melalui kopling, dengan cara mengukur ketidaksejajaran poros (offset paralel dan sudut) serta menghitung besaran koreksi. Unit pengukur dipasang pada kedua poros menggunakan bracket, lalu poros diputar sambil laser dan detektor (CCD, PSD, dan sejenisnya) membaca perubahan posisi relatif. Alat menampilkan besaran penyesuaian kaki mesin (jumlah shim dan pergeseran lateral). Pengoperasian tersedia dalam tipe dengan unit tampilan khusus dan tipe yang dioperasikan melalui aplikasi smartphone atau tablet. Beberapa model mendukung pemeriksaan soft foot (kaki mengambang), poros vertikal, rangkaian multi-mesin, dan poros spacer, dan digunakan untuk pekerjaan centering saat pemasangan maupun perawatan.
-
Perangkat aligmen poros
TKSA 71
Model: TKSA 71
Alat penyelarasan berkinerja tinggi dengan 6 jenis aplikasi, mendukung poros horizontal dan vertikal, mesin train, hingga poros spacer.
SKF
-
Perangkat aligmen poros
TKSA 71/PRO
Model: TKSA 71/PRO
Model unggulan dengan fungsi TKSA 71 ditambah berbagai bracket dan magnetic base yang disertakan. Dikemas dalam koper troli.
SKF
-
Perangkat aligmen poros
Alat Penyelarasan Poros TKSA 11
Model: TKSA 11
Alat penyelarasan poros hemat biaya yang dioperasikan melalui smartphone atau tablet.
SKF
-
Perangkat aligmen poros
Alat Penyelarasan Poros TKSA 31
Model: TKSA 31
Alat penyelarasan poros layar sentuh dengan rentang harga paling terjangkau.
SKF
-
Perangkat aligmen poros
Alat Penyelarasan Poros TKSA 51
Model: TKSA 51
Alat penyelarasan poros yang dioperasikan melalui aplikasi di tablet atau smartphone.
SKF
-
Perangkat aligmen poros
TKSA 41
Model: TKSA 41
Unit alignment poros dengan unit tampilan, mendukung pengukuran otomatis dan soft foot, serta dilengkapi pembacaan kode QR.
SKF
Cara memilih Perangkat aligmen poros
-
1. Jarak ukur yang sesuai dengan jarak antar poros
Pengukuran tidak dapat dilakukan jika jarak antara unit pengukur melebihi rentang ukur alat. Perkirakan jarak pemasangan kedua unit yang mengapit kopling, lalu pilih model dengan batas atas yang masih memiliki margin, terutama untuk poros spacer panjang dan mesin berukuran besar.
-
2. Kesalahan ukur terhadap akurasi yang dibutuhkan
Kesalahan ukur sering dinyatakan sebagai kombinasi persentase dan nilai tetap (μm), dan rentang kesalahannya bertambah seiring besarnya nilai ukur. Pada peralatan putaran tinggi yang toleransi ketidaksejajarannya kecil, pastikan kesalahan ukur cukup kecil dibandingkan nilai toleransi.
-
3. Periksa sudut putar yang dapat dilakukan
Produk yang tercantum memiliki sudut putar poros minimum untuk pengukuran antara 40 hingga 180°. Pada peralatan dengan pipa atau struktur di sekitarnya yang menyulitkan setengah putaran poros, model yang dapat mengukur dengan sudut putar kecil lebih sesuai.
-
4. Diameter poros dan tinggi kopling
Periksa diameter poros yang dapat dipasang dengan bracket standar serta tinggi kopling yang dapat dilewati dengan rod standar (contoh yang tercantum 55 mm). Untuk poros berdiameter besar atau kopling besar, periksa ketersediaan rantai perpanjangan (maks. 320 mm) atau rod perpanjangan (maks. 175 mm).
-
5. Jenis sensor dan perangkat operasi
Jenis sensor deteksi dan metode komunikasi nirkabel memengaruhi stabilitas pengukuran serta cara pengoperasian. Pilih antara unit tampilan khusus atau aplikasi pada smartphone atau tablet, dan pastikan di lokasi tidak ada pembatasan membawa perangkat.
-
6. Lingkungan lapangan dan kemudahan dibawa
Untuk lokasi outdoor atau area dengan air dan debu, periksa tingkat proteksi dan rentang suhu operasi. Total massa dengan koper berkisar 2,1 hingga 12,5 kg; tipe koper troli yang juga berisi bracket lebih berat, sehingga pilih sesuai cara membawanya.
Panduan ini ditulis oleh AI berdasarkan dokumen dan item spesifikasi produk yang tercantum. Periksa dokumen masing-masing produsen sebelum menggunakannya.