Pegas Tarik
Pegas tarik koil adalah pegas yang dililit rapat dengan kait pada kedua ujung koil, dan akan menghasilkan gaya untuk menarik kembali atau menahan komponen ketika ditarik. Beban dinyatakan dengan "tegangan awal + konstanta pegas × panjang perpanjangan", dan pegas tidak mulai memanjang sebelum melampaui tegangan awal. Material yang umum digunakan adalah kawat baja tahan karat SUS304WPB atau kawat piano SWP-B, dengan jenis ujung kait seperti kait bulat dan kait bulat terbalik. Ada juga produk yang diberi anil suhu rendah setelah pembentukan untuk menghilangkan regangan. Terdapat pula pegas gulungan panjang yang dipotong sesuai kebutuhan, dan digunakan secara luas untuk pengembalian tuas, penahan tegangan sabuk dan rantai, serta penarik kembali penutup dan peredam pada mesin dan perangkat kecil yang membutuhkan gaya tarik.
-
Pegas Tarik
Seri DS Pegas Ulir Tarik
Pegas ulir tarik SUS304WPB dengan diameter kawat 0,5–2,5 mm. Termasuk juga nomor model bahan SWP.
PT KS Sangyo
-
Pegas Tarik
Per Panjang Gulung (Tarik)
Per ulir tarik gulung panjang dengan diameter luar 4 mm~26 mm. Dikembangkan dengan panjang bebas 500 mm sebagai acuan untuk diameter kawat 0,26 mm~3,2 mm.
PT KS Sangyo
-
Pegas Tarik
Seri K Per Tarik SUS304WPB
Per tarik kawat baja tahan karat SUS304WPB. Mencakup rentang diameter luar sekitar 2,0 hingga 20 mm.
PT KS Sangyo
-
Pegas Tarik
Seri D Per Tarik
Per tarik bentuk dingin dengan diameter kawat 0,1 hingga 2,5 mm. Tersedia dalam dua bahan: SUS304WPB dan kawat piano SWP-B.
PT KS Sangyo
Cara memilih Pegas Tarik
-
1. Memilih konstanta pegas dari beban yang dibutuhkan
Beban saat digunakan adalah tegangan awal ditambah hasil kali konstanta pegas dan panjang perpanjangan. Hitung apakah gaya yang diperlukan tercapai baik saat pemasangan maupun pada perpanjangan maksimum. Konstanta pegas produk yang tercantum berkisar 0,128 hingga 16,31 N/mm dan dapat berbeda jauh pada diameter luar yang sama, tergantung diameter kawat dan jumlah lilitan.
-
2. Menggunakan dalam batas beban dan panjang maksimum yang diizinkan
Jika ditarik melebihi beban maksimum atau panjang maksimum yang diizinkan, dapat terjadi deformasi permanen (kendur) dan kerusakan pada bagian kait. Pastikan beban dan panjang pada langkah maksimum berada di bawah nilai yang diizinkan dan masih memiliki margin.
-
3. Panjang bebas yang sesuai dengan ruang pemasangan
Panjang bebas adalah jarak antara bagian dalam kedua kait dalam kondisi tanpa beban, dan harus lebih pendek dari jarak lubang pemasangan atau pin. Karena adanya tegangan awal, beban sudah bekerja sejak saat pemasangan, sehingga hal ini juga perlu diperhitungkan. Produk yang tercantum memiliki panjang 14,5 hingga 500 mm, dan produk gulungan panjang dapat dipotong untuk menyesuaikan panjang.
-
4. Menentukan diameter luar dan diameter kawat sesuai pemasangan
Diameter luar ditentukan berdasarkan kesesuaian dengan lubang atau celah di dalam rumah komponen. Semakin besar diameter kawat dibandingkan diameter luar, pegas semakin kaku; semakin kecil, pegas semakin lunak. Produk yang tercantum memiliki diameter luar 2 hingga 34,5 mm dan diameter kawat 0,1 hingga 3,2 mm.
-
5. Memilih material sesuai lingkungan
SUS304WPB memiliki ketahanan korosi yang baik dan cocok untuk lingkungan lembap atau area berair. Kawat piano SWP-B memiliki kekuatan tinggi tetapi mudah berkarat, sehingga perlu diperiksa juga ada tidaknya perlakuan permukaan. Rentang suhu penggunaan juga berbeda menurut material; contohnya produk SUS304WPB dengan rentang −30 hingga +200 °C.
-
6. Memeriksa bentuk dan arah kait
Bentuk ujung seperti kait bulat atau kait bulat terbalik memengaruhi kesesuaian dengan pin atau lubang yang dikaitkan, serta arah kait pada kedua ujung. Kerusakan cenderung terjadi di pangkal kait, sehingga pilih bentuk yang tidak memberikan tekukan berlebihan saat dikaitkan.
Panduan ini ditulis oleh AI berdasarkan dokumen dan item spesifikasi produk yang tercantum. Periksa dokumen masing-masing produsen sebelum menggunakannya.