Catalog Searcher
Kategori
🌐 Bahasa Indonesia

Laminum (Pelat Shim Laminasi)

Laminum / Iwata Seisakusho Co., Ltd. (Situs web resmi)

Shim spacer laminasi tipis yang dibuat dengan menempelkan pelat setebal 0.05 mm menggunakan perekat. Bahan dapat dipilih dari aluminium, kuningan, atau baja tahan karat.

Terakhir diverifikasi: (tanggal konten diverifikasi dengan dokumen sumber)

Spesifikasi

Kekuatan tarik kuningan (C2600P) 380-500 N/mm2
Tegangan luluh 0,2% kuningan (C2600P) 163 N/mm2
Suhu izin kuningan (C2600P) 120℃ atau kurang
Kekuatan tarik aluminium (A1050) 140-250 N/mm2
Suhu izin aluminium (A1050) 80℃ atau kurang
Kekuatan tarik aluminium (A5052) 220 N/mm2
Suhu izin aluminium (A5052) 120℃ atau kurang
Kekuatan tarik SUS304 (baja tahan karat) 700-900 N/mm2
Suhu izin SUS304 (baja tahan karat) 150℃ atau kurang
Tebal per lembar laminasi 0.05 mm

Cara memilih Komponen Elemen Mesin

Poin yang perlu diperiksa saat memilih, beserta nilai untuk produk ini (Laminum (Pelat Shim Laminasi)).

  1. 1. Pilih lebar dan tinggi yang sesuai alur pasak

    Lebar b dan tinggi h pasak ditentukan kombinasinya berdasarkan diameter poros menurut standar, dan dipilih sesuai dimensi alur pasak pada sisi poros maupun sisi pasangan (roda gigi atau puli). Lebar produk yang tercantum adalah 3–14 mm dan tingginya 3–9 mm. Jika kelonggaran lebar terlalu besar akan terjadi goyangan, dan jika terlalu rapat pasak tidak dapat dipasang.

  2. 2. Periksa tinggi terhadap kombinasi kedalaman alur

    Tinggi h harus sesuai terhadap jumlah kedalaman alur poros dan kedalaman alur pada boss. Jika terlalu tinggi, komponen pasangan tidak dapat masuk, dan jika terlalu rendah, torsi yang dapat diteruskan menjadi kurang. Cocokkan dengan tabel standar ukuran nominal bersama lebar.

  3. 3. Tentukan panjang berdasarkan panjang boss dan torsi

    Panjang pasak L harus berada dalam panjang lubang boss pada roda gigi atau puli, dan ditentukan dengan memastikan kekuatan geser serta tekanan permukaan mencukupi untuk torsi yang diteruskan. Panjang produk yang tercantum adalah 10–80 mm. Pastikan juga bentuk ujung bulat atau bulat-satu sisi sesuai dengan bentuk alur pasak pada poros (misalnya ujung bulat hasil pemotongan end mill).

  4. 4. Pilih material sesuai lingkungan penggunaan

    Untuk mesin umum digunakan baja karbon seperti S50C, sedangkan untuk lingkungan yang terkena air atau bahan kimia, maupun peralatan terkait pangan, digunakan baja tahan karat SUS316 yang tahan korosi tinggi. Perhatikan perbedaan kekuatan akibat kombinasi material pasak, poros, dan boss, serta korosi akibat kontak logam tak sejenis.

  5. 5. Sesuaikan penutup dengan diameter luar kipas

    Penutup motor kipas (fan guard) dipilih sesuai diameter luar D kipas yang akan dipasang. Diameter luar produk yang tercantum adalah 51–154 mm. Periksa juga posisi lubang pemasangan dan apakah perlakuan permukaan, seperti kromat tiga valensi, memenuhi kebutuhan ketahanan korosi lingkungan pemasangan.

  6. 6. Periksa diameter kawat dan diameter dalam pin serta pegas

    Pin dan pegas yang menggunakan bahan kawat memiliki kekuatan dan gaya pegas yang berbeda tergantung diameter kawatnya. Diameter kawat produk yang tercantum adalah 1,2–1,8 mm dan diameter dalamnya 27–31 mm. Pilih dengan membandingkan hubungan dimensi terhadap poros atau lubang pasangan serta memastikan diameter kawat sesuai dengan beban yang dibutuhkan.

Panduan ini ditulis oleh AI berdasarkan dokumen dan item spesifikasi produk yang tercantum.

Tentang Komponen Elemen Mesin dan semua produk

Deskripsi

Struktur berlapis dari pelat setebal 0.05 mm. Ketebalan dapat disesuaikan dalam kelipatan 0.05 mm dengan mengubah jumlah lapisan yang dikupas menggunakan pisau cutter. Setiap bahan memiliki kekuatan tarik dan suhu operasi maksimum yang berbeda. Beberapa bahan sesuai dengan standar kedirgantaraan AMS-DTL-22499 dan LN29557.

Fitur

  • Ketebalan dapat disesuaikan dalam kelipatan 0.05 mm
  • Struktur laminasi dengan pelat setebal 0.05 mm yang direkatkan
  • Ketebalan disesuaikan dengan mengupas satu lapis demi satu lapis menggunakan pisau cutter

FAQ

Q. Bagaimana cara menyesuaikan ketebalan Laminum (Pelat Shim Laminasi)?
A. Ketebalan dapat disesuaikan dalam kelipatan 0.05 mm. Caranya dengan struktur berlapis dari pelat 0.05 mm, lalu mengubah jumlah lapisan yang dikupas menggunakan pisau cutter.
Q. Berapa suhu maksimum yang diizinkan untuk setiap bahan Laminum (Pelat Shim Laminasi)?
A. Kuningan (C2600P) hingga 120℃, aluminium (A1050) hingga 80℃, aluminium (A5052) hingga 120℃, dan baja tahan karat (SUS304) hingga 150℃.
Q. Bahan apa saja yang tersedia untuk Laminum (Pelat Shim Laminasi) dan berapa kekuatan tariknya?
A. Tersedia aluminium, kuningan, dan baja tahan karat. Kekuatan tarik kuningan (C2600P) adalah 380-500 N/mm2, aluminium (A1050) 140-250 N/mm2, aluminium (A5052) 220 N/mm2, dan baja tahan karat (SUS304) 700-900 N/mm2.
Q. Apakah Laminum (Pelat Shim Laminasi) sesuai dengan standar kedirgantaraan?
A. Ya, beberapa bahan sesuai dengan standar kedirgantaraan AMS-DTL-22499 dan LN29557.

Ditulis oleh AI berdasarkan isi dokumen sumber.

Dokumen sumber

Produk serupa (produsen lain)

Produk Shim, diurutkan berdasarkan kemiripan spesifikasi dan aplikasi.

Produk lain dari Iwata Seisakusho Co., Ltd.

Lihat semua →