Catalog Searcher
Kategori
🌐 Bahasa Indonesia

Angkur sekrup pengikat

Angkur sekrup adalah angkur yang ditanam dengan cara memasukkan bagian ulir angkur langsung ke dalam lubang pilot yang dibor pada substrat (pada ALC, kayu, dan sejenisnya, ada juga yang tanpa lubang pilot). Angkur ini ditahan oleh gaya ulir yang menggigit substrat. Pada bagian kepala menonjol ulir metrik (seperti M6 hingga M12), dan benda yang dipasang dikencangkan dengan mur dan ring. Berbeda dengan angkur logam jenis ekspansi yang memakai baji, gaya ekspansinya kecil sehingga tidak mudah pecah pada tepi dengan jarak tepi kecil maupun pada material finishing, serta dapat dipasang dalam waktu singkat menggunakan impact driver. Beberapa produk juga memungkinkan penyesuaian tinggi dan pelepasan setelah pemasangan. Tersedia tipe untuk beton, serta tipe untuk ALC, plywood, kayu, dan papan semen extrusi, yang digunakan untuk pengikatan peralatan, bracket pegangan tangga, channel duct, dan konstruksi sementara.

Cara memilih Angkur sekrup pengikat

  1. 1. Pilih diameter baut yang sesuai

    Tentukan diameter nominal ulir metrik yang menonjol (seperti M6 hingga M12) sesuai dengan lubang dan spesifikasi logam pemasangan. Diameter nominal memengaruhi diameter ulir angkur, diameter lubang pilot, dan lebar kunci mur yang digunakan untuk pengencangan, sehingga juga perlu diperiksa.

  2. 2. Pastikan beban tarik cabut memenuhi kebutuhan

    Beban tarik cabut produk yang tercantum adalah 6 hingga 18 kN. Untuk pemasangan gantung atau pada langit-langit, arah tarik cabut menjadi beban utama, sehingga bandingkan dengan berat benda serta beban gempa dengan faktor keamanan. Periksa juga kekuatan substrat dan kondisi yang digunakan untuk nilai tersebut.

  3. 3. Periksa jenis substrat dan kedalaman tanam

    Daya tahan angkur sangat dipengaruhi oleh substrat dan kedalaman tanam (30 hingga 50 mm pada produk yang tercantum). Pada ALC, beban tarik maksimum tercatat sekitar 1 kN, dan pada kolom blok berat sekitar 4 kN, jauh lebih rendah dibanding beton, sehingga selalu periksa substrat yang didukung dan nilai beban untuk tiap substrat.

  4. 4. Pasang dengan diameter lubang pilot yang ditentukan

    Diameter lubang pilot (5,5 hingga 11 mm pada produk yang tercantum) menentukan seberapa dalam ulir menggigit. Jika terlalu besar, daya tahan kurang; jika terlalu kecil, angkur tidak dapat masuk atau bisa rusak. Gunakan diameter mata bor yang ditentukan produk, dan perhatikan bahwa tipe tanpa lubang pilot tetap memerlukan lubang pada substrat tertentu.

  5. 5. Pilih panjang total sesuai tebal benda pasang

    Panjang total berkisar 45 hingga 120 mm, dan pada diameter nominal yang sama tersedia beberapa variasi panjang. Pastikan kedalaman tanam yang diperlukan terpenuhi, lalu periksa apakah tebal benda pasang (maksimum 5 hingga 70 mm) dan panjang ulir untuk mur serta ring masih mencukupi sebelum memilih panjang total.

  6. 6. Periksa beban geser dan material

    Pada penggunaan seperti pemasangan bracket pada dinding yang menerima gaya horizontal, periksa beban geser (7 hingga 37 kN pada produk yang tercantum). Untuk pemakaian di luar ruangan atau area lembap, periksa apakah tersedia versi baja tahan karat selain baja biasa, dan pilih material yang sesuai dengan kondisi korosi.

Panduan ini ditulis oleh AI berdasarkan dokumen dan item spesifikasi produk yang tercantum. Periksa dokumen masing-masing produsen sebelum menggunakannya.