Catalog Searcher
Kategori
🌐 Bahasa Indonesia

SIMOTICS S-1FK2 Servomotor 1FK2102-0AG (tinggi poros 20 · 50 W)

Model 1FK2102-0AG..-..A0 / SIMOTICS S-1FK2 / Siemens (Situs web resmi) / Tercantum di halaman 42 dokumen

Servomotor dinamika tinggi dengan tinggi poros 20 dan daya nominal 50 W. Unggul dalam respons cepat dengan inersia rendah.

Terakhir diverifikasi: (tanggal konten diverifikasi dengan dokumen sumber)

SIMOTICS S-1FK2 Servomotor 1FK2102-0AG (tinggi poros 20 · 50 W) di halaman 42 dari "SINAMICS S210 サーボドライブシステム カタログ D 32 2017/12" Siemens
Sumber: Siemens「SINAMICS S210 サーボドライブシステム カタログ D 32 2017/12」halaman 42
Gambar halaman terkait dikutip dari dokumen dalam ukuran yang diperkecil. Hak cipta milik Siemens.Minta penghapusan

Spesifikasi

Torsi stall 0.16 Nm
Torsi maksimum sesaat 0.56 Nm
Daya keluaran terukur 50 W
Kecepatan putar terukur 3000 rpm
Kecepatan putar maksimum 8000 rpm
Momen inersia rotor J 0.0245 kg cm2

Perbandingan model SIMOTICS S-1FK2

Bandingkan 9 model dalam seri yang sama berdasarkan spesifikasi.

Model Daya keluaran terukur Torsi terukur Torsi maksimum sesaat Kecepatan putar terukur Kecepatan putar maksimum Momen inersia rotor J Torsi stall Arus terukur
SIMOTICS S-1FK2 サーボモータ — — — — — — — —
1FK2102-0AG..-..A0 Produk ini 50 W — 0.56 Nm 3000 rpm 8000 rpm 0.0245 kg cm2 0.16 Nm —
1FK2102-1AG..-..A0 100 W — 1.11 Nm 3000 rpm 8000 rpm 0.036 kg cm2 0.32 Nm —
1FK2103-2AG..-..A0 200 W — 1.95 Nm 3000 rpm 8000 rpm 0.093 kg cm2 0.64 Nm —
1FK2103-4AG..-..A0 400 W — 4.05 Nm 3000 rpm 7300 rpm 0.139 kg cm2 1.27 Nm —
1FK2104-4AK..-..A0 0.4 kW 1.27 Nm 3.85 Nm 3000 rpm 7400 rpm 0.35 kg cm2 1.27 Nm 2.4 A
1FK2104-5AK..-..A0 0.75 kW 2.4 Nm 7.6 Nm 3000 rpm 7100 rpm 0.56 kg cm2 2.4 Nm 4.35 A
1FK2203-2AG..-..A0 200 W — 1.85 Nm 3000 rpm 8000 rpm 0.2 kg cm2 0.64 Nm —
1FK2203-4AG..-..A0 400 W — 3.75 Nm 3000 rpm 7800 rpm 0.35 kg cm2 1.27 Nm —

Cara memilih Motor servo AC

Poin yang perlu diperiksa saat memilih, beserta nilai untuk produk ini (1FK2102-0AG..-..A0).

  1. 1. Pilih torsi kontinu yang sesuai beban

    Pastikan torsi efektif (rata-rata kuadrat) selama seluruh siklus operasi berada di bawah torsi rating. Konversikan torsi beban dengan memperhitungkan efisiensi dan rasio reduksi transmisi seperti ball screw atau sabuk, lalu pilih dengan margin yang cukup. Pada produk yang tercantum, nilainya 1,27 hingga 2,4 N·m.

  2. 2. Periksa torsi maksimum untuk akselerasi dan deselerasi

    Produk ini: Torsi maksimum sesaat 0.56 Nm

    Pastikan torsi puncak yang diperlukan saat akselerasi dan deselerasi tidak melebihi torsi maksimum sesaat. Waktu pemberian torsi puncak dibatasi, dan batas atasnya juga ditentukan oleh arus maksimum drive, sehingga spesifikasi amplifier yang dipasangkan juga perlu diperiksa.

  3. 3. Evaluasi rasio inersia beban terhadap inersia rotor

    Produk ini: Momen inersia rotor J 0.0245 kg cm2

    Jika rasio momen inersia beban yang dikonversi ke poros motor terhadap momen inersia rotor J terlalu besar, respons akan menurun dan dapat menimbulkan getaran. Untuk respons cepat pilih produk inersia rendah, dan untuk kontrol stabil pada beban inersia besar pilih produk dengan inersia yang lebih besar. Periksa rasio yang direkomendasikan pabrikan.

  4. 4. Cocokkan kecepatan yang dibutuhkan dengan kecepatan putar maksimum

    Produk ini: Kecepatan putar maksimum 8000 rpm

    Konversikan kecepatan feed maksimum mesin ke putaran motor, lalu pastikan nilainya berada dalam kecepatan putar maksimum. Pada area kecepatan tinggi torsi menurun, sehingga periksa pada karakteristik kecepatan-torsi apakah torsi yang diperlukan masih dapat tercapai di atas kecepatan putar rating.

  5. 5. Sesuaikan kapasitas output dan dimensi pemasangan

    Produk ini: Daya keluaran terukur 50 W

    Kapasitas output rating menentukan kelas kapasitas drive, sehingga kecocokan motor dan amplifier perlu diperiksa. Periksa juga ukuran flens dan tinggi sumbu agar dapat dipasang pada mesin. Jika mengganti peralatan yang sudah ada, periksa lubang pemasangan dan diameter poros.

  6. 6. Periksa rem penahan dan kondisi lingkungan

    Pada sumbu vertikal pilih tipe dengan rem penahan untuk mencegah jatuh saat listrik padam. Motor dengan rem memiliki massa dan panjang total yang lebih besar. Jika lingkungan terkena debu atau air, periksa kelas proteksi (IP64/IP65 dan sejenisnya); jika getaran atau suhu tinggi dan rendah sangat ekstrem, periksa juga jenis detektor.

Panduan ini ditulis oleh AI berdasarkan dokumen dan item spesifikasi produk yang tercantum.

Tentang Motor servo AC dan semua produk

Deskripsi

Motor sinkron magnet permanen dengan IP64 sebagai standar, IP65 sebagai opsi. Kecepatan nominal 3000 rpm, kecepatan maksimum 8000 rpm. Torsi stall 0,16 Nm, torsi maksimum 0,56 Nm.

Fitur

  • Desain dinamika tinggi dengan inersia rendah
  • IP64 (IP65 opsional)
  • Kompatibel dengan enkoder absolut

Aplikasi

  • Mesin pengemas
  • Peralatan handling
  • Mesin perakitan otomatis

FAQ

Q. Bagaimana tingkat proteksi IP dari 1FK2102-0AG?
A. IP64 merupakan standar, sedangkan IP65 tersedia sebagai opsi.
Q. Berapa spesifikasi torsi dan kecepatan putar dari 1FK2102-0AG?
A. Torsi stall 0,16 Nm dan torsi maksimum 0,56 Nm. Kecepatan nominal 3000 rpm dan kecepatan maksimum 8000 rpm.
Q. Untuk aplikasi apa 1FK2102-0AG cocok digunakan?
A. Digunakan pada mesin pengemas, peralatan handling, dan mesin perakitan otomatis. Dengan desain dinamika tinggi dan inersia rendah, motor ini unggul dalam respons cepat.
Q. Apa jenis enkoder dan momen inersia rotor dari 1FK2102-0AG?
A. Kompatibel dengan enkoder absolut. Momen inersia rotor J adalah 0,0245 kg cm2.

Ditulis oleh AI berdasarkan isi dokumen sumber.

Dokumen sumber

Produk serupa (produsen lain)

Produk Motor servo AC, diurutkan berdasarkan kemiripan spesifikasi dan aplikasi.

Produk lain dari Siemens

Lihat semua →