Wiper
Wiper dipasang di bagian luar paling ujung port batang silinder hidrolik dan pneumatik, dan berfungsi mengikis debu, lumpur, air, serta kotoran permukaan batang saat batang masuk kembali ke dalam, sehingga mencegah kontaminasi masuk ke bagian dalam. Dengan mencegah masuknya benda asing, keausan seal batang dan pemandu serta kontaminasi oli hidrolik dapat ditekan. Tersedia tipe single acting yang hanya memiliki lip di sisi luar, dan tipe double acting dengan lip sisi dalam yang juga membatasi lapisan oli berlebih. Metode pemasangan meliputi tipe snap-in yang dipasang ke dalam alur, dan tipe yang dipress-fit ke housing terbuka arah aksial dengan cincin penahan logam atau resin. Material yang digunakan meliputi PU (poliuretan), NBR, serta kombinasi PTFE dengan O-ring, dan wiper ini dipakai pada silinder alat berat dan mesin industri, serta peralatan hidraulik air.
-
Wiper
Ring O internal PTFE/TPU rod wiper (seri A02/A05/A11/A12)
Wiper PTFE/TPU dengan ring O internal. Mendukung single-acting dan double-acting, dan digunakan bersama seal (S09).
SKF
-
Wiper
Rod Wiper (Seri A03/A06, Spesifikasi Press-fit)
Wiper aksi tunggal yang dipasang dengan cara ditekan (press-fit) ke dalam housing tipe terbuka arah aksial. Dilengkapi cincin penahan berbahan resin.
SKF
-
Wiper
Wiper (Wiper Aksi Tunggal Seri A01/A04)
Wiper standar untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada batang piston peralatan hidraulik. Pemasangan snap-in memudahkan instalasi dan memiliki ketahanan aus yang sangat baik.
SKF
-
Wiper
Wiper Seal A25-F
Model: A25-F
Seal wiper aksi tunggal dengan O-ring terpasang. Mengurangi gesekan dan stick-slip serta mengikuti eksentrisitas batang.
SKF
-
Wiper
Wiper Seal Double-Acting A26-F
Model: A26-F
Wiper seal dengan O-ring terintegrasi untuk kerja double-acting. Mengurangi gesekan dan mengikuti eksentrisitas batang.
SKF
-
Wiper
Seal Wiper Double-Acting A27-F
Model: A27-F
Seal wiper double-acting dengan O-ring terintegrasi. Mengompensasi eksentrisitas radial dan mengurangi lapisan oli melalui bibir dalam.
SKF
-
Wiper
Wiper Seal (A01-A~A12-B)
Seal pembersih yang dipasang di bagian paling luar silinder hidraulik dan pneumatik untuk mencegah masuknya kotoran. Tersedia berbagai bentuk untuk silinder kerja tunggal dan ganda, sesuai rumah standar ISO.
SKF
-
Wiper
Wiper Seal A13-A
Model: A13-A
Wiper single-acting untuk silinder hidrolik dan pneumatik. Menghilangkan kotoran membandel, lumpur, dan es yang menempel, serta mencegah kerusakan pada wiper elastomer di belakangnya.
SKF
-
Wiper
Wiper (A02/A05/A11 Wiper Single-acting/Double-acting)
Model: A02 / A05 / A11
Wiper single-acting/double-acting yang digunakan bersama seal batang PTFE dengan O-ring. Memiliki ketahanan aus yang sangat baik dan fungsi double-acting.
SKF
-
Wiper
Wiper (A03/A06 Wiper Aksi Tunggal untuk Housing Terbuka Aksial)
Model: A03 / A06
Wiper aksi tunggal dengan pemasangan tekan untuk housing terbuka aksial. Menggunakan cincin penahan berbahan resin sehingga tidak mudah mengalami korosi oksidatif.
SKF
-
Wiper
Wiper (Wiper Aksi Tunggal A01/A04)
Model: A01 / A04
Wiper aksi tunggal standar untuk peralatan hidraulik dan hidrolik air. Mudah dipasang dengan metode snap-in, memiliki ketahanan aus yang sangat baik, serta konstruksi penutup yang menutup bagian luar sistem.
SKF
-
Wiper
Wiper
Grup produk seal untuk menghilangkan kotoran asing di permukaan batang (rod). Produk ini tercantum dalam daftar isi dokumen ini, tetapi isi lengkapnya tidak termasuk dalam kutipan.
SKF
Cara memilih Wiper
-
1. Pilih ukuran yang sesuai dengan diameter batang
Dimensi wiper ditentukan untuk setiap diameter batang yang sesuai, d, dan produk yang tercantum memiliki rentang 6 hingga 600 mm. Jika diameter dalam tidak sesuai dengan batang, pengikisan menjadi kurang sehingga benda asing dapat masuk, sedangkan pengencangan yang terlalu kuat menyebabkan keausan dan panas. Periksa diameter luar batang yang sebenarnya beserta toleransinya sebelum memilih.
-
2. Sesuaikan dimensi alur housing dan standar
Wiper dirancang sesuai bentuk alur housing tempat dipasang. Selain lebar alur housing (1 hingga 3 mm pada produk yang tercantum), periksa juga tipe housing yang didukung sesuai standar seperti ISO 6195. Untuk penggantian pada mesin yang sudah ada, ukur dimensi alur yang sebenarnya sebelum memilih.
-
3. Periksa ruang pemasangan dengan tinggi total
Tinggi total wiper berkaitan langsung dengan ruang pemasangan arah aksial, dan pada produk yang tercantum berkisar 7 hingga 16 mm. Pastikan wiper muat dalam ruang desain kepala silinder serta susunannya dengan seal batang dan pemandu. Bentuk dengan tinggi total yang besar umumnya dirancang dengan ruang lebih untuk lip dan bagian penahan.
-
4. Pilih material yang sesuai dengan fluida dan lingkungan
PU memiliki ketahanan aus yang baik dan banyak digunakan di lingkungan dengan banyak lumpur dan debu. NBR dikenal memiliki kompatibilitas luas terhadap oli hidrolik. Wiper berbahan PTFE dikombinasikan dengan O-ring cocok untuk aplikasi yang ingin mengurangi gesekan dan stick-slip (gerakan tersendat). Pilih berdasarkan jenis oli hidrolik dan apakah aplikasinya untuk hidraulik air.
-
5. Periksa rentang suhu operasi
Material karet dan resin wiper mengalami degradasi atau pengerasan pada suhu tinggi, serta penurunan elastisitas pada suhu rendah, sehingga kemampuan pengikisan menurun. Pada mesin di daerah dingin yang beroperasi di luar ruangan atau yang menggunakan oli hidrolik bersuhu tinggi, pastikan suhu sekitar dan suhu oli berada dalam rentang suhu operasi.
-
6. Pilih single acting atau double acting serta kondisi gesekan
Pertimbangkan tipe double acting jika lapisan oli berlebih tidak boleh terbawa keluar atau jika dikombinasikan dengan seal batang PTFE. Pada lingkungan dengan lumpur atau es yang menempel, digunakan juga bentuk yang menghilangkan kotoran yang menempel di tahap depan. Periksa juga apakah kecepatan geser maksimum (1 hingga 10 m/s pada produk yang tercantum) melebihi kecepatan batang.
Panduan ini ditulis oleh AI berdasarkan dokumen dan item spesifikasi produk yang tercantum. Periksa dokumen masing-masing produsen sebelum menggunakannya.