Catalog Searcher
Kategori
🌐 Bahasa Indonesia

Sistem pelumasan otomatis

Pelumas otomatis adalah pelumas titik tunggal yang dipasang pada titik pelumasan seperti bantalan atau rantai, lalu mengeluarkan pelumas dalam jumlah kecil secara terus-menerus selama periode yang diatur. Contoh produk ini menggunakan sel gas yang menekan piston dengan tekanan gas yang dihasilkan untuk mengeluarkan gemuk atau oli. Tipe ini sekali pakai, dan periode pengeluaran dapat diatur dengan dial dalam rentang 1 hingga 12 bulan. Tersedia produk yang sudah terisi pelumas, serta unit kosong khusus oli yang dapat diisi dengan oli pilihan. Produk ini digunakan pada titik yang sulit dijangkau atau berbahaya untuk pelumasan manual, dan pada peralatan dengan banyak titik pelumasan, untuk mencegah lupa melumasi atau pelumasan berlebih serta mengurangi beban perawatan. Aplikasinya meliputi rumah bantalan, motor listrik, kipas, pompa, konveyor, rantai, lift, dan eskalator.

Cara memilih Sistem pelumasan otomatis

  1. 1. Pilih pelumas yang sesuai dengan aplikasi

    Pelumas terisi tersedia untuk suhu tinggi, beban berat/tekanan ekstrem, produk bersertifikasi NSF H1 untuk mesin pangan, dan produk biodegradable. Gemuk umumnya digunakan untuk bantalan, sedangkan oli umumnya digunakan untuk rantai. Pencampuran dengan pelumas yang sudah ada dapat menurunkan performa, sehingga pastikan merek dan kesesuaian pengental. Jika menggunakan oli pilihan, pilih unit kosong.

  2. 2. Tentukan kapasitas berdasarkan kebutuhan pelumasan

    Kapasitas utama adalah 60 ml dan 125 ml. Kalikan kebutuhan pelumasan setiap titik (misalnya nilai rekomendasi produsen mesin) dengan periode penggantian yang diinginkan untuk menentukan kapasitas. Dengan periode pengeluaran yang sama, kapasitas yang lebih besar mengeluarkan pelumas lebih banyak per satuan waktu, sehingga perlu dipastikan tidak berlebih atau kurang untuk ukuran titik pelumasan.

  3. 3. Atur periode pengeluaran sesuai interval penggantian

    Contoh produk ini dapat diatur periode pengeluarannya 1 hingga 12 bulan. Menyesuaikannya dengan jadwal inspeksi berkala memudahkan penggabungan pekerjaan penggantian. Tipe berpenggerak gas mengubah kecepatan pengeluaran sesuai suhu sekitar, sehingga sisa pelumas pada wadah transparan perlu diperiksa secara berkala untuk memastikan penurunannya sesuai pengaturan.

  4. 4. Periksa tekanan yang dihasilkan dan kondisi saluran

    Tekanan maksimum yang dihasilkan produk ini adalah 5 bar. Karena tekanannya rendah, pemasangan dengan selang pada posisi jauh dapat menyebabkan pelumas tidak keluar akibat hambatan saluran. Pemasangan langsung adalah dasar, dan saat menggunakan gemuk keras atau saluran panjang, periksa apakah jalur tersumbat atau tekanan balik terlalu tinggi.

  5. 5. Sesuaikan standar ulir pada lubang pelumasan

    Jika ulir pemasangan tidak sesuai dengan standar lubang pelumasan (misalnya lubang pemasangan grease nipple), diperlukan adaptor. Periksa standar dan ukuran ulir pada peralatan sebelumnya, dan untuk tipe oli, periksa juga ada atau tidaknya katup satu arah yang disertakan.

  6. 6. Periksa kondisi lingkungan dan kebutuhan proteksi ledakan

    Rentang suhu sekitar memengaruhi stabilitas jumlah pengeluaran dan performa pelumas, sehingga perlu dicocokkan dengan suhu lokasi pemasangan. Di area berbahaya seperti lokasi dengan gas mudah terbakar, pilih produk bersertifikasi ATEX sesuai klasifikasi area (tersedia juga produk untuk Zona 0).

Panduan ini ditulis oleh AI berdasarkan dokumen dan item spesifikasi produk yang tercantum. Periksa dokumen masing-masing produsen sebelum menggunakannya.