Catalog Searcher
Kategori
🌐 Bahasa Indonesia

Pengencang gesekan

Pengikat gesek adalah elemen pengikat yang menahan poros dan hub (puli, sprocket, kopling, dan sejenisnya) tanpa menggunakan pasak, dengan gaya gesek. Ketika cincin dalam dan cincin luar yang memiliki permukaan tirus ditarik ke arah aksial dengan baut pengencang, aksi baji membuat cincin dalam menekan poros dan cincin luar menekan lubang hub secara radial. Tekanan permukaan tersebut menghasilkan gesekan yang meneruskan torsi dan gaya aksial (thrust). Karena tidak memerlukan pengerjaan alur pasak, posisi pemasangan dan fasa dapat disesuaikan secara bebas, dan diperoleh pengikatan tanpa celah. Selain tipe standar, tersedia tipe untuk aplikasi yang membutuhkan diameter luar hub yang lebih kecil, serta spesifikasi dengan perlakuan anti-karat seperti pelapisan Ni tanpa listrik (electroless Ni plating). Beberapa produk dilengkapi lubang ulir pelepas sehingga mudah dibongkar.

Cara memilih Pengencang gesekan

  1. 1. Pilih diameter poros yang sesuai

    Pengikat gesek memiliki ukuran yang ditentukan untuk setiap diameter poros, dan produk yang tercantum berada dalam rentang 19 hingga 120 mm. Toleransi dan kekasaran permukaan poros memengaruhi gaya gesek, sehingga perlu dipastikan juga bahwa toleransi poros memenuhi yang ditentukan pabrikan. Jika menggunakan poros berongga, pertimbangkan apakah tekanan permukaan akan menyebabkan deformasi.

  2. 2. Beri margin pada torsi izin

    Torsi maksimum yang dapat ditransmisikan pada produk yang tercantum adalah 6 hingga 1760 N·m. Dengan mempertimbangkan beban kejut saat start dan beban fluktuatif, kalikan torsi aktual dengan faktor layanan (service factor) sesuai sifat beban, lalu pilih ukuran yang nilainya berada di bawah torsi izin.

  3. 3. Periksa beban thrust yang bersamaan

    Gaya aksial juga ditahan oleh gesekan, sehingga periksa gaya thrust izin (rentang yang tercantum 2100 hingga 70300 N). Jika torsi dan thrust bekerja bersamaan, evaluasi umumnya dilakukan dengan resultan keduanya, sehingga perlu dicocokkan dengan rumus perhitungan dari pabrikan.

  4. 4. Tinjau kekuatan berdasarkan diameter luar hub dan tekanan permukaan

    Diameter luar pengikat menjadi diameter lubang hub. Karena hub menerima tekanan permukaan dari cincin luar, tentukan diameter luar minimum hub berdasarkan tekanan permukaan hub dan titik luluh material hub. Jika diameter luar ingin dibuat kecil, rujuk pada bentuk yang memiliki tabel pemilihan diameter luar hub minimum.

  5. 5. Kesesuaian panjang keseluruhan dengan lebar hub

    Periksa apakah panjang aksial keseluruhan pengikat muat dalam lebar hub, serta apakah tersedia ruang bagi kepala baut dan alat. Jika lebar hub kurang, luas kontak berkurang dan kemampuan transmisi yang ditentukan tidak tercapai.

  6. 6. Pengelolaan torsi pengencangan dan kondisi lingkungan

    Baut pengencang harus dikencangkan secara merata sesuai torsi yang ditentukan (rentang yang tercantum 1 hingga 34 N·m), karena kekurangan torsi dapat menyebabkan slip. Rentang suhu operasi produk yang tercantum adalah -40 hingga 150 °C. Pada lingkungan lembap, pilih spesifikasi anti-karat seperti pelapisan Ni tanpa listrik.

Panduan ini ditulis oleh AI berdasarkan dokumen dan item spesifikasi produk yang tercantum. Periksa dokumen masing-masing produsen sebelum menggunakannya.